Welcome to Dimas's blog

PENGERTIAN DAFTAR PUSTAKA

Definisi  Daftar Pustaka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencantmkan judul buku, nama pengarang, penerbit dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berdasarkan abjad. Daftar sendiri didefinisikan sebagai catatan sejumlah nama atau hal yang disususn berderet dari atas ke bawah.
Salah satu fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan.
Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya yang turut menyumbang peraran dalam penulisan karya tulis yang kita tulis. Dan fungsi lain daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap tulisan yang kita buat.
Dalam menulis daftar pustaka terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:
  • Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).
  • Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
    Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
    -Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
    -Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
    -Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
    -Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.
Unsur-unsur Daftar Pustaka
  • Untuk persiapan yang baik agar tidak ada kesulitan dalam penyusunan bibiografi itu, tiap penulis harus tahui pokok-pokok mana yang harus dicatat. Pokok yang paling penting yang harus dimasukkan dalam sebuah Daftar Pustaka adalah:
  • (1) Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
  • (2) Judul Bukutermasuk judul tambahannya.
  • (3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
  • (4) Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid. nomor dan tahun.
Berikut ini contoh-contoh penulisan Daftar Pustaka :
a.       Penulisan daftar pustaka : buku
Penulis, tahun, judul buku, volume (jika ada), edisi (jika ada), nama
penerbit dan kota penerbit.
Judul buku harus ditulis miring
b.      Penulisan daftar pustaka : Buku terjemahan
Penulis asli, tahun buku terjemahan, judul buku terjemahan,
volume (jika ada), edisi (jika ada), (diterjemahkan oleh : nama
penerjemah), nama penerbit terjemahan dan kota penerbit
terjemahan.
Judul buku harus ditulis miring
c.       Penulisan daftar pustaka : Artikel dalam buku
Penulis artikel, tahun, judul artikel. Dalam nama editor, judul buku,
volume (jika ada), edisi (jika ada), nama penerbit dan kota
penerbit.
Judul artikel dan judul buku harus ditulis miring
d.      Penulisan daftar pustaka : Majalah ilmiah / jurnal
Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (dengan singkatan
resminya), nomor, volume dan halaman.
Nama majalah harus ditulis miring
e.      Penulisan daftar pustaka : Naskah seminar lepas bukan dalam prosiding
Penulis, tahun, judul artikel, judul seminar, kota dan tanggal
seminar.
Judul artikel harus ditulis miring
f.        Penulisan daftar pustaka : Laporan penelitian
Peneliti, tahun, judul laporan penelitian, nama proyek penelitian,
nama instansi dan kota.
Judul laporan penelitian harus ditulis miring
g. Penulisan daftar pustaka : Artikel dalam surat kabar / majalah umum
1. Dengan nama
Penulis, tahun, judul artikel, nama surat kabar, tanggal terbit dan
halaman.
Judul artikel harus ditulis miring
2. Tanpa nama
Anonim, tahun, judul artikel, nama surat kabar, tanggal terbit dan
halaman.
Judul artikel harus ditulis miring
h. Penulisan daftar pustaka : Artikel jurnal dari
internet : majalah/jurnal online
Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (dengan singkatan
resminya), nomor, volume, halaman dan alamat website.
Nama majalah online harus ditulis miring
i. Penulisan daftar pustaka : Artikel umum dari internet dengan nama
Penulis, tahun, judul artikel, alamat website (diakses tanggal..…………)
Judul artikel harus ditulis miring
j. Penulisan daftar pustaka : Artikel umum dari internet tanpa nama
Anonim, tahun, judul artikel, alamat website (diakses tanggal.…………)


0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.